Browsing Category

Dokumentasi

Dokumentasi

Dokumentasikan Pengalaman Hidup ke dalam Sebuah Blog ft. DomaiNesia

The Nativestalker at Gunung Papandayan

Di era digital seperti saat ini, sebagian besar pengguna internet suka banget sama yang namanya berbagi, atau lebih kerennya kita sebut sharing. Kegiatan sharing ini mencakup segala hal, mulai dari informasi, berita, sampai aktivitas pribadi yang dibagikan lewat akun media sosial. Jadi, nggak cuma kalangan public figure aja yang bisa share aktivitasnya secara online, karena dengan kecanggihan teknologi saat ini memang memungkinkan semua orang untuk ‘berbagi’, termasuk kids zaman now yang paling minimal punya akun media sosial seperti WhatsApp atau Instagram. Continue Reading

Dokumentasi

Keseruan VidaFest 2016, Kolaborasi Beragam Komunitas di Bekasi

VidaFest 2016

Sebagai anak rumahan, saya jarang sekali menghadiri sebuah festival. Selain karena malas, beberapa festival justru membosankan menurut saya karena konsepnya terlalu biasa. Namun berbeda dengan VidaFest 2016, acara yang berlangsung pada 22 Oktober ini mengedepankan kolaborasi antar berbagai komunitas di Bekasi, tentunya sangat menarik perhatian saya sebagai warga Bekasi untuk ikut serta. VidaFest ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan di kawasan InSitu – Bumiwedari, Vida Bekasi, Jawa Barat.

Pertama kali diadakan tahun 2015 lalu, VidaFest tahun ini mengusung tema ‘Angin’, yang ditandai dengan adanya instalasi kincir angin di area festival. Beragam aktivitas menarik seperti festival layang-layang dan atraksi drone race juga ikut menambah keseruan VidaFest.

Komunitas yang ikut serta meramaikan VidaFest 2016 diantaranya: Taman Baca Umi, Kedubes Bekasi, Artherapy Movement, Genus Organik, Bekasi Tugu Skateboarder, Farm4Life, Bekasi Berkebun, Javara, Waste4Change dan Binus Center. Komunitas-komunitas tersebut menunjukkan potensi dan karyanya masing-masing melalui beragam jenis kegiatan yang menambah wawasan baru bagi masyarakat.

Beruntungnya saya datang sejak awal acara dimulai, jadi tidak kelewatan tiap acara seru yang diadakan. Saya dengan teman blogger yang lain langsung merapat ke Little Talk, sebuah kedai kopi baru di Vida Bekasi karena beberapa workshop berlangsung ditempat ini. Seperti workshop dan bedah buku yang diadakan oleh Taman Baca Umi. Dengan misi menumbuhkan minat baca pada anak-anak dan masyarakat setempat, Taman Baca Umi mengajak kita untuk meningkatkan minat baca dan menjadikannya sumber ilmu bagi masyarakat sekitar. Selain itu ada juga bedah buku, sebuah novel karya Pak Nadam Dwi Subekti yang berujudul Impian dari Negeri Sampah.

Workshop dan Bedah Buku oleh Taman Baca Umi

Workshop dan Bedah Buku oleh Taman Baca Umi

 

Lalu, saya ikut talk show komunitas Farm4Life dan Genus Organik dengan tema Urban Farming. Pak Aris Yunanto, selaku pengelola Farm4Life memberikan edukasi kepada pengunjung tentang bagaimana cara berkebun dengan lokasi minim di tengah kota. Pak Aris menuturkan kalangan masyarakat kota masih banyak yang belum mengetahui tentang konsep berkebun. Talk show ini juga dilengkapi dengan pemutaran film dokumentasi kegiatan berkebun di lapangan dan mencicipi langsung hasil kebun.

Sementara itu di tenda area festival, para komunitas siap menerima pengunjung di booth-nya masing-masing. Tidak hanya booth komunitas, di tengah area juga terdapat panggung yang akan menampilkan musik dari Bekasi Symphony Orchestra. Booth Food & Beverage juga siap menampung pengunjung festival yang lapar.

Booth Kedubes Bekasi

Booth Kedubes Bekasi

 

Karya Kedubes Bekasi

Karya Kedubes Bekasi

 

Booth Farm4Life

Booth Farm4Life

 

Tidak puas hanya dengan mengikuti talk show, saya dengan teman blogger yang lain keliling area Vida Bekasi serta menyambangi area pertanian Vida Bekasi dengan sebuah odong-odong yang telah disiapkan. Kawasan perumahan seluas 130 hektar kami jajahi dengan sebuah odong-odong, gokil! :D Odong-odong yang kami naiki berhenti di Arena Sports Club. Arena ini dilengkapi dengan fasilitas: kolam renang, badminton, futsal, taman bermain anak & multifunction hall. Kami langsung menuju area pertanian yang ada disebrang.

Arena Sports Club

Arena Sports Club

 

Sampai di area pertanian rasanya mata saya dimanjakan sekali dengan pemandangan indah khas pertanian yang jarang ditemukan ditengah kota. Areanya cukup luas, diisi dengan berbagai jenis tanaman dimana hasilnya nanti akan disalurkan ke Jawara Food Hall, sebuah tempat makan dan nongkrong di Arena Sports Club.

 

Kebun Farm4Life

Kebun Farm4Life

 

Green House Farm4Life

Green House Farm4Life

 

Terima kasih dengan adanya odong-odong saya dan teman blogger yang lain tidak perlu jalan kaki karena kawasan Vida Bekasi ini luas banget! Sekadar info, Vida Bekasi yang dikembangkan oleh Gunas Land ini dibagi menjadi dua distrik. Distrik Bumiwedari terletak di sebelah Barat yang menjadi lokasi Vida Festival 2016. Sementara satunya Distrik Bumipala terletak di sebelah Timur, distrik ini yang terdapat kawasan pertanian Farm4Life.

Kembali ke area festival, komunitas Bekasi Tugu Skateboarder sudah melakukan persiapan untuk tampil. Selesai tampil saya sempat ngobrol dengan Aldy, salah satu skateboarder yang kebetulan teman lama saya. Anggota Bekasi Tugu Skateboarder sangat senang dan berterima kasih atas diadakannya VidaFest ini. Yang menjadi keluhan mereka adalah banyaknya pengunjung yang berlalu-lalang dan sempitnya area mereka untuk beratraksi. “Terima kasih buat VidaFest! Sering-sering aja ada acara kayak gini, buat ajang silaturahmi juga sih sebenernye.”, kata Aldy Tiawan anggota Bekasi Tugu Skateboarder.

Hari semakin sore, sudah puas dengan keseruan saya dan teman blogger yang lain bersiap untuk pulang. Nah, kalau kamu mau ikutan event seru dan bahagia di Bekasi, jangan lupa ke VidaFest!

Sampai jumpa di VidaFest 2017! ^_^

Dokumentasi

Selamat Jalan Ladida, You’ll Be Missed!

Makam Ladida
Ladida

Ladida

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah sahabat kita Aghni Gamal Hutama a.k.a Ladida, pada hari Minggu 17 Agustus 2014 jam 01.00 pagi di RS KSH Pati. Dari pihak keluarga memohon keikhlasan doa dan dimaafkan atas segala kekhilafannya. Dimakamkan di Ds. Jrahi, Gunungwungkal, Pati.

Peringatan: Sebelumnya, saya beritahukan bahwa postingan ini akan sangat panjang sekali. Meski begitu, saya rasa postingan ini cukup layak untuk dibaca, semoga bisa menginspirasi bagi para pembacanya. Selamat membaca! ^^.

Kaget, sedih dan tidak percaya, itu yang saya rasakan ketika mendapat SMS dari Ayahnya Ladida pada pagi hari, Minggu 17 Agustus 2014. Isi pesan singkat itu menyatakan bahwa Ladida telah meninggal dunia. Awalnya saya kira itu adalah kabar perkembangan membaiknya kondisi dia, karena beberapa waktu sebelumnya kabar yang saya dapat adalah dia sudah membaik dan sudah doyan makan, namun kondisinya masih lemah, dan belum bisa bergerak sendiri. Dia hanya bisa update status facebook untuk memberi kabar terbaru mengenai kondisinya yang sudah membaik dan mengucapkan terima kasih kepada semua rekan-rekan yang telah membantu do’a dan menggalang donasi untuk dirinya (baca: Donasi untuk Ladida, Blogger Kreatif Pemilik Ladida Cafe). Tetapi, kehendak-Nya berkata lain. Ladida pergi, setelah kurang lebih setahun melawan kanker kelenjar getah bening yang dideritanya, pergi meninggalkan kita semua, selamanya, untuk memenuhi panggilan Sang Khalik.

Mungkin, sebagian masih ada yang belum mengenal Ladida. Namun banyak yang sudah mengenal baik dirinya seperti di beberapa grup/komunitas blogger, forum seperti ads-id.com, dll. Ladida adalah blogger kelahiran Pati, 19 Juli 1993. Namanya cukup dikenal. Nama ini terkesan seperti nama seorang wanita, saya pun mengira seperti itu pada awalnya. Tapi, ini adalah nama samarannya di dunia maya. Nama aslinya adalah Aghni Gamal Hutama. Saya mengenal dia pada saat awal-awal saya aktif di dunia blogging, sekitar tahun 2011. Saat itu saya sering blogwalking (jalan-jalan ke blog lain), dan bertemulah dengan Ladida ini. Kalau tidak salah, dia yang lebih dahulu mengomentari postingan saya, lalu saya penasaran dengan si komentator ini dan langsung mengunjungi blognya, Ladida Cafe yang pada saat itu beralamat di http://whatuget.bogspot.com (sekarang menjadi http://ladidacafe.in).

Saya mengenal baik dia, dari sekian banyak blogger yang suka saling sapa melalui form kolom komentar, hanya Ladida yang sering kali membalas komentar tidak hanya sekali, layaknya seperti ngobrol saja. Sifatnya jauh berbeda dari arti nama samaran yang dipakainya ini, yang pernah dia tulis di blognya (baca: Tentang Arti Ladida). Interaksi menjadi lebih seru karena dia orang yang ramah, tutur katanya sopan dan sesekali menggunakan emoticon di tiap komentarnya sehingga komunikasi yang terjalin tidak terkesan kaku.

Ladida, saya dan teman-teman komunitas Blogazine menerapkan Konsep Blogazine pada blog kami, yaitu sebuah konsep desain blog yang menampilkan desain yang berbeda di setiap halaman/postingannya layaknya sebuah tampilan majalah yang berbeda di setiap halamannya. Jadi, jangan heran jika tampilan desain postingan di blognya berbeda-beda. Namun, belakangan ini saya dan teman-teman yang lain sudah jarang sekali menggunakan konsep ini, barangkali karena kesibukkan di dunia nyata.

Ladida banyak sekali memberikan inspirasi bagi para blogger khususnya yang aktif sekitar tahun 2011-2013, mungkin sebagian dari mereka sekarang sudah tidak aktif blogging lagi sekarang. Ladida tertarik dengan dunia desain dan desain web, senang sekali ngoding dan otak-atik template blogger pada saat itu, seperti saya. Atas dasar kesenangannya itulah, dia mendirikan Blog Modifus, sebuah blog penyedia jasa pembuatan desain template blogspot. Tujuannya adalah untuk membantu sesama blogger yang ingin memiliki template lain daripada yang lain dan dengan harga yang sangat terjangkau. Atas kesamaan visi dan misi, beberapa waktu kemudian, saya direkrut untuk membantunya di Blog Modifus. Kami biasa berkomunikasi lewat Yahoo! Messenger atau via SMS.

Ulang Tahun ke-1 Blog Modifus

Ulang Tahun ke-1 Blog Modifus

Ulang Tahun ke-1 Blog Modifus

Ulang Tahun ke-1 Blog Modifus

Aku Founder-nya, kamu Co-founder-nya. Tapi aku masih bingung ini arti penggunaan kata awalan co- diikuti kata benda itu apa ya? (_ _”) hehehe

Ladida, obrolan melalui Yahoo! Messenger yang masih saya ingat.

Walaupun jarak kami jauh dan tidak pernah bertemu, tetapi sudah seperti layaknya sahabat. Sering tanya jawab, membahas soal dunia blogging, bahkan pernah juga saling curhat soal asmara -_- Betul seperti tidak ada jarak, padahal kenyatannya dia 3 tahun lebih tua dari saya. Pernah suatu hari pulsa modem saya habis, tidak ada uang dan kebetulan ada desain yang belum selesai. Saya bilang ke dia, dan tidak lama kemudian dia SMS “Udah aku transfer ya, Bro! Maaf cuma segitu, semoga cukup :)”. Sungguh dia orang baik Yaa Tuhan.

Artikel Blog Ladida Favorit Saya

Dia blogger yang sangat aktif, kreatif dan baik. Tulisan di blognya memiliki gaya yang nyentrik. Tiap kali postingan di publikasikan hampir setiap postingan memiliki jumlah komentar rata-rata diatas 20. Berikut ini adalah beberapa artikel blog Ladida favorit saya. Silakan klik untuk membacanya.

Harapan Ladida untuk Blog Tutorial

Harapan Ladida untuk Blog Tutorial

Harapan Ladida untuk Blog Tutorial

Blog berisi tutorial tentu sudah banyak sekali kita kenal. Ingin mencari tutorial tertentu atau sekedar blogwalking, mudah sekali untuk menemukannya. Apalagi blog tutorial yang sudah lama terkenal seperti Mbah Doyok, Kang Rohman, atau O-om.

Namun saya punya beberapa harapan untuk blog tutorial, harapan saya ini bukan hanya sekedar pendapat pribadi tapi saya yakin pasti akan bisa membuat lebih nyaman pengunjung yang lain.

1. Butuh Inovasi, Bukan Tutorial Ikut-ikutan.
Inovasi yang baik dan unik sangat dibutuhkan, bukan tutorial turun-temurun seperti “Membuat Buku Tamu Melayang, Cara Membuat Blog, Cara Menggantii Warna, dll” Memang artikel itu akan terlihat ‘wah’ bagi pembaca yang baru terjun di dunia blogging, tapi bukankah artikel itu sudah basi?

Jika memang bertujuan terlihat ‘wah’ bagi pembaca pemula, mengapa tidak membuat artikel “Kumpulan Widget Unik Blog” dan di dalamnya berisi link menuju tutorial widget yang disebutkan. Atau bisa juga membuat modifikasi widget yang sudah lama populer, sebagai tutor blog pasti biasa koding bukan?

2. Jangan Egois
Sebagai tutor blog yang mungkin mempunyai keunggulan salah satu widget yang unik, pasti akan ada pengunjung yang bertanya bagaimana cara membuatnya. Besoknya artikel tutorial tersebut diterbitkan, bukan masalah jika hasil karya sendiri, tapi jika itu berasal dari blog lain?

Mengapa tidak langsung merujuk ke link artikel yang asli? Sebagai tutor blog khawatir link keluar kah? Takut kehilangan visitor kah? Bagi saya, Akan lebih baik jika memang repost, dicantumkan link inspirasi atau sejenisnya.

3. Jangan Publish Sebelum Paham
Memalukan jika punya blog berisi tutorial tetapi pas ditanya tidak bisa menjawab, jawab tidak nyambung dengan pertanyaan, atau malah menyuruh cari di Google.

Lebih baik jika dikuasai dulu hal apa yang dipublish, jika belum dimengerti lebih baik googling dulu daripada nyuruh komentator googling setelah bertanya.

4. Kasih Demo
Demo memang dibutuhkan untuk bisa mengecek secara langsung hasil yang dimaksud, bukan berupa gambar yang bisa membuat pembaca beda-beda pemahamannya.

Bagi saya, tutor blog itu memang berat, karena memang predikatnya sebagai ‘tutor’ jadi memang harus benar-benar paham dan bisa membuat orang lain mengerti akan apa yang dibahasnya.

Saya kutip dari http://www.ladidacafe.in/2012/05/harapan-ladida-untuk-blog-tutorial.html

Award, Apakah Penting?

Award, Apakah Penting?

Award, Apakah Penting?

Award, seringkali kita selalu menemukan di beberapa blog, mendapat award ini dari itu mendapat award itu dari sini, dengan bahasanya yang terlihat sangat bahagia menerimanya. Nah, sebetulnya apakah award itu penting?

Suatu hari ada seorang blogger berkomentar, dan meminta saya untuk mengulas bagaimana manfaat dan kekurangan dari award. So, it’s time for it.

Menurut wikipedia, award adalah sesuatu yang diberikan pada perorangan atau kelompok jika mereka melakukan suatu keulungan di bidang tertentu. Tapi di dunia blogging, kadang baru kenal saja langsung dikasih award, hehehee.

Seperti biasa, saya survey untuk memlihat bagaimana komentar kebanyakan blogger tentang adanya award ini, survey kembali saya lakukan di facebook. Hasilnya, sebagian besar menilai award itu penting. Dan dari komentar-komentar yang datang, saya mengambil bagaimana kelebihan dan kekurangan hadirnya award.

Keuntungan

1. Memberikan Penghargaan
Award dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai penghargaan, iya kan?. Diberikan untuk penyemangat dan mempererat keakraban.

2. Batu Loncatan Inspirasi Macet
Inspirasi lagi mati, manfaatkan saja posting tentang award, kebanyakan para blogger yang baru memulai blogging seperti itu.

3. Tukar Link Secara Tak Langsung
Taruh kata si A, “Award ini saya bagikan kepada [link B] blablabla”. Si B posting, “Terima kasih kepada [link A] blablabla”. Secara tak langsung kita bisa tukar link, tapi saya amati kebanyakan sang penerima mengucapkan terima kasih dengan overdosis, jadi si pemberi akan mendapat lebih banyak backlink.

4. Memancing Pengunjung
Dari award ini, bukan tidak mungkin ada yang penasaran, “Seperti apa sih yang penerima/pemberi itu?”. Dan klik, langsung menuju ke blog sang penerima / pemberi award.

5. Eksistensi
Dengan award membuktikan bahwa blog kita ini eksis di dunia blogging, dan masih banyak yang lain, namun tidak saya jelaskan kemudian karena terlalu spesifik dan merupakan bagian dari poin-poin di atas.

Kerugian

1. Blog Menjadi Berat
Tentu saja bisa menyebabkan blog Anda jadi berat, karena kebanyakan desainer award kurang memikirkan tentang berat gambar yang dibuat.

2. Tidak Konsisten dengan Tema
Jika terus menerus posting tentang award yang diterima, maka pengunjung akan bosan karena selalu disuguhi award terus menerus. Blog tentang produksi sabun namun isi artikelnya cuma hasil pemberian award, sungguh terlalu.

Menimbulkan Rasa Sentimen
Pembagian award yang asal terutama award estafet, bisa menimbulkan rasa sentimen. Sebagian berfikir, “Kenapa bukan saya?”. Namun semoga tidak ada yang seperti ini. Amiin.

Permasalahan dalam Award

Inilah permasalahan yang sering saya temui tentang award. “Gimana caranya dapat award?” Pertanyaan simpel, tapi susah saya jawab. Malah menimbulkan pertanyaan baru di benak saya, “Dia ngeblog tujuannya cari award?”. Dan, oh iya, ada lagi. Award untuk komentator tercepat. Dia meminta untuk dikomentari, berapa besar di depan akan diberi hadiah. Maaf, saya pribadi kurang tertarik untuk hal ini. Niat saya cuma untuk komentar, jadi bukan untuk lomba kualifikasi award.

Opini dan Saran

Dari sekian banyak tulisan saya yang membosankan di atas, saya hanya bisa memberi saran:

  1. Jangan sering posting award, buatlah pada halaman khusus untuk semua award. Atau bisa dengan posting award setiap akhir bulan, seperti Ladida Cafe.
  2. Sebelum posting award, cek dulu apakah berat atau tidak. Jika berat, cobalah untuk edit di photoshop, resize dan save for web.
  3. Jangan asal memberi award, pilihlah orang-orang yang sangat berpengaruh baik di blog Anda. Lebih baik bagi award untuk top komentator.
  4. Jangan asal tergoda dengan award dan jangan blogging hanya untuk award, bertingkahlah wajar dalam dunia blogging.
    Bisa Anda ambil dari paradigma Anda sendiri, apa yang sebaiknya Anda lakukan.

Jika Anda kurang setuju dengan pernyataan saya di artikel ini, tak masalah, setiap orang punya pendapat sendiri, dan saya pun tidak berniat untuk provokasi. Semoga bermanfaat.

Saya kutip dari http://www.ladidacafe.in/2011/06/award-apakah-penting.html

Mau Bikin Blogazine?

Mau Bikin Konsep Blogazine?

Mau Bikin Blogazine?

Banyak sekali yang menanyakan bagaimana tutorial cara membuat blog berkonsep blogazine, dimana tampilan halaman depan dan per artikel berbeda-beda. Nah, menarik bukan? Tidak usah saya jelaskan apa itu “blogazine”. Terlalu banyak yang sudah menjelaskan dan pasti sudah sangat hafal.

Nah, mungkin artikel ini cukup membantu mencerahkan Anda untuk membuat blog berkonsep blogazine, bukan tutorial, karena banyak sekali yang sudah menyodorkan tutorial-tutorial.

1st Step U Must Know

Ketika saya ditanya, “Gimana sih cara buat blogazine”. Tentu jawaban saya yang pasti adalah bermain CSS dan kreatifitas. Anda tentu harus menguasai CSS template sendiri, harus tahu mana elemen-elemen template Anda, tahu ID / CLASS nya.

Haruskah demikian? Mengapa? Karena BLOGAZINE ITU TIDAK SAMA DENGAN TUTORIAL CARA BIKIN BUKU TAMU MELAYANG, CARA BIKIN BLABLABLA, cara bikin blogazine tidak kaku layaknya tutorial seperti itu. Tiap template bisa ID / CLASS nya beda, nah tentu bisa saja tidak cocok bukan?

Dan 1 lagi alasannya adalah blogazine itu butuh kreatifitas. Desain itu tergantung ide Anda. TIDAK MUNGKIN kan ada satu persatu tutorial cara bikin blogazine warna biru, cara bikin blogazine background naruto. Desain blogazine tergantung ide desain dan kreatifitas. CMIIW yah.

Kenalan dengan Template

Jika masih belum menguasai elemen-elemen di template sendiri, tentu perlu waktu untuk untuk bereksperimen dan menguasai ID / CLASS template sendiri. Caranya? Jalan terbaik adalah dengan menghancurkan template, ahahahaha….

Jangan ikut tertawa, ini serius. Ya, itu tadi serius. Coba saja misal edit CSS ubah width, height, mulai ganti warna backround, atau yang lain mungkin. Nanti Anda akan tahu mana yang berubah, jadi itu yang Anda edit. Tapi pelan-pelan saja, supaya dapat diingat.

Cukup tahu mana header, post body, sidebar, footer, Anda sudah bisa mengolah dan dengan sentuhan tangan Anda, clingg… berubah jadi custom post ala kreatifitas Anda.

Inspirasi Desain

Tidak peduli Anda memakai blogspot, wordpress, tumblr, atau apa saja, desain itu tak terbatas. Anda bisa coba cari inspirasi dalam membuat custom post atau halaman depan dengan melihat hasil karya orang-orang keren seperti mereka.

Inspirasi Desain Blogazine

Inspirasi Desain Blogazine

Saya kutip dari http://www.ladidacafe.in/2012/01/mau-bikin-blogazine.html

 

Mengenai penyaki kanker kelenjar getah bening yang dideritanya, sebenarnya saya sudah mengetahuinya sejak lama. Dia pernah cerita via YM, bahwa ada benjolan kecil di pahanya, seperti tumor dan dia harus operasi. Namun, semakin lama ternyata semakin menyebar. Saya tidak tau pastinya seperti apa, kabar dari dia kondisinya semakin memburuk. Lemas dan seperti lumpuh, jangankan berjalan untuk berdiri saja dia tidak sanggup. Sempat juga dia ‘mengasingkan’ diri ke rumah neneknya untuk menjalani terapi tradisional yang cukup lama sehingga vakum dari dunia blogging. Bahkan setahun terakhir dia cuti kuliah.

Avatar Ladida

Avatar Ladida

Tidak sampai disitu perjuangannya melawan penyakit ini, setelah menjalani terapi tradisional dia juga melanjutkannya dengan menjalani kemoterapi beberapa kali. Sejak saat itu dia benar-benar vakum dari dunia blogging, meskipun dia tetap mencari uang melalui jual beli barang atau jasa di dunia maya, seperti template dll. Karena yang saya tau, dia sangat tidak ingin menyusahkan orang tuanya. I salute this man!

Makin kesini, komunikasi kami tidak sesering sebelumnya. Hanya sesekali menanya kabar via twitternya, @ladidanation. Namun, kabar buruk saya terima ketika teman SMP nya memberi kabar bahwa kondisi dia memburuk, bahkan sempat koma. Atas alasan itu, saya berinisiatif untuk menggalang donasi untuk Ladida (baca: Donasi untuk Ladida, Blogger Kreatif Pemilik Ladida Cafe).

Sejak saat itu banyak sekali yang ikut mendo’akan kesehatannya, dan ikut berpartisipasi lewat donasi. Kabar terbaru mengenai kondisinya selalu saya tanyakan ke orang tuanya lewat SMS. Alhamdulillah, beberapa hari kemudian dia mengirim SMS ke saya atas donasi yang diberikan teman-teman semua.

Makasih atas perhatiannya bro… aku udah baikan, udah baikan :)

Dan setelah itu juga dia sempat update status di akun facebooknya, Ladida On da Move, memberi kabar kondisi kesehatannya dan memberikan ucapan terima kasih atas do’a dan donasi yang diberikan.

Status Terakhir Ladida

Status Terakhir Ladida

Namun, kehendak-Nya berkata lain. Pada hari kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu 17 Agustus 2014, pagi hari itu saya menerima SMS dari ayahnya bahwa Ladida telah meninggal dunia dini hari pukul 01.00. Saya sangat kaget, dan merasa kehilangan atas kepergiannya. Saya sempat mengira bahwa dia akan pulih, karena semangatnya untuk melawan penyakit itu sangat besar.

Dia pergi memenuhi panggilan-Nya. Hari itu, saya kehilangan sosok sahabat, inspirator, guru dan rekan bisnis. Dia yang pertama kali mengajari saya soal koding CSS dan HTML saat awal mempelajari konsep blogazine sehingga saya seperti saat ini. Intinya, dia adalah salah satu orang yang berpengaruh dalam hidup saya. Kini, dia pulang menghadap-Nya. Pergi meninggalkan kita semua, selamanya, untuk memenuhi panggilan Sang Khalik.

Makam Ladida

Tempat Peristirahatan Terakhir Ladida

Kematian adalah misteri terbesar dalam hidup.
Apa yang terjadi ketika jiwa kita meninggalkan tubuh kita adalah pertanyaan yang paling penting di dunia.
Jawabannya akan mempengaruhi bagaimana kita menjalani hidup kita.
Dunia terkendala dengan pertanyaan apa yang akan terjadi setelah ini.

Ketika kita dihadapkan dengan Kematian teman atau kerabat, kita terkejut dengan kesedihan.
Kami tidak mengerti, dia ada di sini dan sekarang dia tidak, di mana dia pergi?
Kemana roh pergi?
Yang benar adalah bahwa jiwa kita mengetahui alam abadi.
Jika kita bertanya jiwa kita pertanyaan ini dengan cara yang nyata, kita akan menemukan bahwa kita tahu bahwa kita terbuat dari barang-barang keabadian.

“Kamu udah menang lawan penyakitmu, Bang! Sekarang kamu udah ngga perlu ngerasain sakitnya penderitaanmu melawan penyakit itu.”

Terima kasih atas bantuan do’a dan donasinya selama ini. Saya pribadi sangat senang atas respon positif dari teman-teman semua. Pihak keluarga juga mengucapkan terima kasih atas bantuannya selama ini.

Jika kamu mengenal dan memiliki pengalaman dengan Ladida, sebagai kenangan, silakan berbagi dan ceritakan di form komentar dibawah ini.

“Selamat Jalan Ladida! Karyamu akan selalu terkenang. You’ll Be Missed!” :’)

Dokumentasi

Petualangan Merbabu – Jogja #1

Perjalanan Merbabu - Jogja #1

21 Desember 2013, gua bareng temen-temen, mau ngadain pendakian ke salah satu gunung di Jawa Tengah, gunung yang terindah dan di lanjutkan dengan backpack ke Jogja.

Perjalanan Merbabu - Jogja #1

Merbabu – Jogja #1

Berhubung gua belum sempet nulis cerita dan ternyata temen gua udah nulis duluan secara lengkap di blognya, jadi cerita Petualangan Merbabu – Jogja #1 dialihkan ke halaman blog temen gua tadi yang udah tercantum diatas, enjoy it!