All Posts By

Ijal Fauzi

Promosi

Beginilah Cara Mendapatkan Hotel Murah di Jakarta

traveloka hotel indonesia jakarta
traveloka hotel indonesia jakarta

Hotel di Jakarta

Menyandang predikat sebagai ibukota Negara, pamor DKI Jakarta memang mengundang siapa saja untuk mendatanginya. Baik itu untuk kepentingan bisnis maupun perjalanan wisata. Jakarta juga merupakan salah satu gerbang masuk internasional menuju Indonesia. Oleh karenanya, wajar kiranya kalau di kota ini banyak terdapat hotel yang berlomba-lomba untuk menggaet tamu untuk menginap di tempatnya.

Mulai dari hotel yang menawarkan pelayanan mewah kelas dunia, sampai dengan hotel yang tarifnya ramah di kantong alias murah. Namun, murah di sini bukan berarti hotel murahan, ya. Harga yang murah berarti fasilitas yang akan Kamu dapatkan sebanding dengan apa yang Kamu bayarkan.

Nah, kalau Kamu mau mengunjungi Jakarta dan berencana untuk menginap di hotel-hotel di kota ini, maka ada baiknya Kamu mencoba beberapa tips berikut ini untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Saat ini, cara yang paling mudah dan murah adalah bertanya ke teman atau kerabat yang sudah mengisocnap di hotel di Jakarta. Informasi yang bisa Kamu gali dari sini adalah soal harga yang dipatok untuk satu malamnya, fasilitas yang diberikan, akses jalan serta transportasinya, dan juga yang paling penting adalah perihal pelayanan yang diberikan saat menginap di hotel tertentu di Jakarta.

Apabila dengan cara pertama tadi tidak Kamu dapatkan, maka internet merupakan salah satu jalan keluarnya. Lakukan pencarian di mesin pencarian untuk hotel di Jakarta yang sesuai dengan pilihan. Jika Kamu mengetahui nama hotel atau daerah yang akan dituju, misalnya Jakarta Pusat, Barat, Utara, Timur, maupun Jakarta Selatan, maka akan lebih memudahkan pencarian tersebut.

Di sini, semua informasi yang dibutuhkan terkait hotel yang Kamu inginkan bisa diakomodasi. Dengan detail yang spesifik seperti ketersediaan kamar atau okupansi, sampai dengan metode pembayaran yang tersedia.

traveloka via smartphone

Traveloka via Smartphone

Bahkan Kamu bisa mengetahui promo-promo menarik yang diberikan beberapa hotel ataupun online travel agent yang menawarkan hotel-hotel di Jakarta. Dari sekian banyak online travel agent yang ada di Indonesia, ada beberapa yang populer dan pastinya sudah banyak direkomendasikan oleh para penggunanya, antara lain Traveloka, Tiket.com dan Nusatrip. Tetapi, belakangan ini yang lagi menjadi trendsetter adalah Traveloka.

Ya, selain karena promosinya yang sedang gencar, Traveloka ini juga memang mempunyai produk yang bagus dan sudah mendapatkan kepercayaan dari para penggunanya di Indonesia. Kemunculan layanan OTA (Online Travel Agent) sepertinya membawa angin segar bagi masyarakat, khususnya para traveler dan petualang, karena selain lebih mudah, layanan mereka juga dapat mendorong konsumennya menjadi lebih “pintar” dalam menyeleksi produk yang sesuai dengan kebutuhannya.

traveloka on social media

Traveloka on Social Media

Nah, kalau sudah terpenuhi kebutuhannya, jangan lupa harus mengikuti update terbaru dari channel social media dari online travel agent tersebut. Sebab, biasanya melalui social media inilah informasi promo-promo menarik tentang hotel murah disebar. Mulai dari Facebook, Twitter, BBM Channel, dan juga lainnya.

Cara atau tips lainnya untuk mendapatkan hotel di Jakarta adalah dengan mencari promonya di berbagai media cetak yang beredar. Media cetak seperti koran, tabloid, maupun majalah adalah beberapa metode pemasaran yang dilakukan banyak hotel di Jakarta untuk menarik minat calon tamunya.

Dari sekian banyak cara dan tips di atas, satu hal yang harus Kamu perhatikan adalah sebaiknya jangan mudah percaya dengan iming-iming promo menarik yang menawarkan harga miring. Cek kembali kebenarannya sebelum Kamu melakukan pemesanan sampai dengan masuk ke proses pembayaran. Jangan sampai impian Kamu untuk menginap di hotel impian di Jakarta menjadi mimpi buruk.

Curhat

Menjalani Masa Transisi

Menjalani Masa Transisi
Menjalani Masa Transisi

Menjalani Masa Transisi

 

“Selepas keluar dari SMA nanti, baru Ijang ngerasain hidup yang sebenernya.”

Beberapa bulan belakangan semenjak lulus SMA, kalimat itu selalu terngiang dalam benak gue. Kalimat itu dikatakan oleh Teteh (sebutan untuk kakak perempuan orang Sunda) gue, jauh sebelum gue lulus SMA. Dia pernah wanti-wanti gue dengan kalimat itu, dan baru sekarang gue paham apa maksudnya. Ketika lo biasa hidup bertahun-tahun sebagai pelajar, entah itu mulai dari SD, SMP atau SMA, lalu setelah itu selesai lo akan masuk dunia yang ‘baru’. Dimana biasanya lo punya uang jajan yang dikasih sama orang tua, ketemu dan kumpul bareng temen sepermainan dan ngelakuin kegiatan yang seru-seru yang cuma bisa dilakuin bareng temen lo, lalu semua berubah, berbanding terbalik dari keadaan itu.

Gue bukan lagi bahas yang keadaan finansial keluarganya oke dan serba berkecukupan terus bisa kuliah, tapi bagi gue dan yang keadaan finansial keluarganya hanya cukup. Bukan, bukan berarti kekurangan. Alhamdulillah cukup, tapi saat ini belom cukup untuk biaya kuliah, karena kebetulan lagi banyak pengeluaran. Yaa, semoga lo nangkep apa yang gue maksud itu. Saat lo ngga lagi dapet uang jajan sekolah seperti biasa, dan saat ngeliat temen seperjuangan lo udah pergi mengejar impiannya masing-masing. Memang kewajiban orang tua untuk membiayai anaknya, tapi semenjak lulus SMA ini, jujur gue udah ngerasa ngga enak buat minta uang.

Buat yang belom tau, pas selesai SMA kemaren gue gagal masuk Perguruan Tinggi Negeri lewat beberapa jalur seleksi yang ada. Yaitu SNMPTN, SBMPTN, UMBPTN dan yang terakhir gue ambil UM-UGM. Dari 4 jalur seleksi yang gue ambil, ngga ada satupun yang lolos. Well, ngga ada yang bisa dijelasin dari rasa sakitnya ditolak, ditolak apapun itu, kecuali rasa sakit gigi. Dari masing-masing kegagalan itu, gue udah catat apa aja yang kira-kira jadi penyebabnya, dengan harapan kesalahan itu ngga akan terulang dikemudian hari.

Dari catatan gue itu, satu yang gue rasa paling berpengaruh adalah kesalahan nama pada beberapa dokumen penting milik gue, yaitu pada Rapor, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga. Perbedaan nama yang seharusnya Ijal Fauzi namun tertulis Ijal Fauji di Rapor dan Akta Kelahiran. Ini fatal, dan resikonya harus gue tanggung sendiri. Gue gamau nyalahin siapapun, hanya sedikit geram sama yang buat Akta Kelahiran itu, tapi yaa itu udah berlalu dan ngga perlu gue sesalin. Gue dibuat cukup pusing karena kesalahan nama itu, ditambah bolak-balik ke Sekolah untuk ngurus nilai Rapor yang unwell-documented. Mungkin ini efek dari Sistem Kredit Smester yang berlaku di sekolah gue dengan pengurus yang kurang baik. Ngga ada jalan keluar selain buat Akta Kelahiran baru. Akhirnya gue udah mutusin untuk nunda kuliah tahun ini. Merelakan untuk menunda keinginan untuk lebih cepat meraih kesuksesan di usia muda.

Gue kehilangan motivasi saat itu. Gue berpikir, untuk siswa yang bisa dikatakan nilainya cukup bagus kenapa gue ngga bisa kuliah kayak yang lain? Saat temen seperjuangan udah mulai sibuk dengan persiapan kuliahnya, gue masih luntang-lantung mengikuti kemana angin membawa diri gue. Ngga banyak yang bisa gue lakuin saat itu. Sampai suatu hari, gue dapet kabar kalo rekan gue meninggal. (Baca postingan: Selamat Jalan Ladida, You’ll Be Missed!). Gue sempet ngga nyangka akan hal itu, gue juga sempet galang donasi buat dia meski ngga seberapa tapi gue bersyukur bisa sempet bantu dia untuk yang terakhir kalinya. Dari dia gue dapet banyak pelajaran, salah satunya soal kuliah. Dia sempet menunda kuliahnya waktu itu karena penyakit yang dia derita. Well, kesehatan juga penting, dan gue bersyukur masih dikasih kesehatan.

Lalu gue mikir, ngga mungkin gue kayak gini terus. Ditambah orang tua yang keliatannya ngga nyaman liat gue yang ngga ngapa-ngapain, dalam hal ini mereka lebih dukung gue untuk kerja dulu, baru nanti kuliah dengan biaya sendiri. Karena 2 kakak gue setelah lulus SMA emang langsung kerja. Saat itu gue harus ambil keputusan, akhirnya gue coba jelasin ke orang tua gue dengan presentasi pake notebook layaknya saat presentasi tugas didepan kelas zaman SMA. Disitu gue jelasin kalo selain “nganggur”, ada yang gue lakuin di dunia maya. Gue jelasin sama mereka kalo gue bisa dibilang jadi freelancer, dibayar untuk jasa desain template blogger, yang mungkin hasilnya ngga seberapa. Bukan hal yang gampang jelasin hal kayak gini ke orang tua, apalagi saat itu gue belum punya hasil yang bisa ditunjukkin. Tapi, dari penjelasan gue itu mereka cukup paham apa yang gue lakuin sebenernya ngga cuma main-main. Akhirnya sejak hari itu gue mulai serius menekuni kegiatan itu. Gue kembali bangkitin Blog Modifus, yang sempet vakum sepeninggal founder-nya, Ladida. Gue bangun semuanya dari awal lagi, bikin bussiness card, re-design tampilannya dan rekrut orang lain buat jadi partner. Saat itu gue butuh desainer grafis, alhamdulillah dapet yang seumuran juga namanya Ryan, saat ini dia kuliah di Jogja. Gue harap dia bisa betah jadi rekan gue nantinya, meski dengan penghasilan awal yang ngga seberapa ini :)

Business Card Blog Modifus

Business Card

Business Card Blog Modifus

Business Card (Ijal)

Business Card Blog Modifus

Business Card (Ryan)

Singkat cerita, desain baru untuk Blog Modifus sudah jadi, hasil kolaborasi tangan gue dan Ryan. Begitu juga dengan kartu nama yang udah dicetak. Ini seperti tambahan semangat buat gue. Semenjak itu BM dapet respon yang cukup positif, dapet klien dan cukup dikenal. Semoga nantinya akan terus maju dan berkembang.

Blog Modifus - Modifikasi Template Blogspot - Bukan Jasa Profesional

Tim Blog Modifus

Sudah memasuki tahun 2015 ini, gue emang belom pernah publish resolusi tahun baru seperti yang dilakuin blogger kebanyakan. Tapi gue udah sempet tulis di notebook, apa aja plan dan cita-cita yang harus gue capai ditahun ini. Karena bagi gue, cukup Tuhan dan diri kita sendiri aja yang tau rencana itu, selebihnya tinggal usaha dan berdoa. Tapi dari sekian banyak rencana dan cita-cita yang udah gue targetin, yang gue rasa paling harus gue capai terlebih dahulu adalah bisa kuliah di Perguruan Tinggi Negeri dan bisa sukses dengan hobi gue di bidang desain web dengan hasil yang memuaskan. Gue mau bisa lebih cepet sukses dan banggain orang tua di usia muda. Karena 29 Januari nanti, Insya Allah gue memasuki usia 19 tahun (maaf, ini sedikit kode :) ).

Beberapa kali gue dapet ajakan untuk meet-up bareng klien, kebanyakan gue tolak karena malah banyak dari mereka malah nawarin kerja yang ngga sejalan dengan hobi gue. Sampai akhirnya, sekarang ada klien yang percayain gue untuk megang web-nya, yang satu bergerak dibidang property dan satunya dibidang seni. Semoga ini salah satu langkah awal gue menuju sukses. Dengan begitu gue bisa memenuhi semua target yang perlu gue capai di tahun 2015 ini. Aaamiin, yaa rabbal ‘alamin.

Kalau lo punya cerita tentang masa transisi lo atau tentang target lo di tahun ini, jangan ragu buat ceritain di kolom komentar yaa! Biar gue dan temen yang lain tau, dan bisa kita wujudkan semuanya di tahun ini ^_^
Opini

Konflik Indosat dengan Bekasi Terkesan Berlebihan

Liburan ke Aussie lebih mudah dibanding ke Bekasi
Taman Kota Bekasi

Taman Kota Bekasi

Masih ingatkah kalian dengan tayangan secara live di TV acara resepsi pernikahan pasangan artis Raffi Ahmad dengan Nagita Slavina? Atau live report kelahiran anak pertama pasangan Artis Anang Hermansyah dengan Ashanty beberapa waktu lalu? Ya, tayangan itu ngga sedikit menuai pro dan kontra, baik dari kalangan sesama public figure maupun dari kalangan warga biasa. Eits, postingan ini bukan buat ngebahas lagi masalah itu, tapi tentang sebuah konflik yang muncul baru-baru ini antara warga Bekasi dengan salah satu provider ternama di Indonesia, yaitu Indosat.

Beberapa hari yang lalu, media sosial (khususnya Facebook dan Twitter) kembali ramai dengan adanya konflik antara warga Bekasi dengan Indosat. Hal ini berawal dari sebuah iklan viral yang terbitkan oleh pihak Indosat yang ternyata konten dari iklan itu menyinggung sebagian warga Bekasi. Penasaran dengan konten dari iklan itu, gue langsung browsing dan baca beberapa berita di media online dan mendapati iklan yang dimaksud, seperti ini: “Liburan ke Aussie lebih mudah dibanding ke Bekasi”.

Liburan ke Aussie lebih mudah dibanding ke Bekasi

Liburan ke Aussie lebih mudah dibanding ke Bekasi

Bagi sebagian orang hal ini terlihat seperti hal biasa aja, toh maksudnya juga bukan buat jelek-jelekkin Bekasi, kan? Tapi, kalo kita liat dari bentuk kalimatnya, memang seperti ada makna yang tersirat disitu. Kalimat “Liburan ke Aussie lebih mudah dibanding ke Bekasi” menggambarkan kalo liburan ke Bekasi lebih sulit dari ke Aussie, dan sebagian orang menganggap ini hal yang menyinggung warga Bekasi.

Hal ini ngingetin gue tentang hal yang hampir serupa beberapa lalu, saat Bekasi, tanah kelahiran gue (azeekk! :p), jadi bahan bully-an di media sosial dengan meme-meme yang mendeskreditkan Bekasi sebagai kota yang macet, panas, ribet, ngga asik dan lain-lain. Lu belom pernah liat meme yang gue maksud? Nih, lu liat-liat aje sendiri ye.

gambar-meme-papa-mau-ke-bekasi

Meme Papa Pergi ke Bekasi

bekasi-jalan-rusak

Meme Jalan Rusak Bekasi

gambar-meme-anak-jakarta-dan-bekasi

Meme Bekasi

gambar-meme-bekasi-seakan-akan-diluar-bumi

Meme Bekasi

meme cowok bekasi

Ini sih curhat kayaknya, ya?

Sebenernya, ini jelas pihak Indosat duluan yang melakukan kesalahan, tepatnya kesalahan si pembuat iklan viral itu. It looks like there’s no good words for your ads banner. Atau ini emang pihak Indosat aje yang mau nebeng sama nama Bekasi yang belakangan ini lagi tenar di media sosial ye? Entahlah, yang jelas konflik ini memang berawal dari kesalahan mereka. Sekarang kita bisa liat respon dari warga Bekasi sendiri (atau ada juga orang yang bukan orang Bekasi tapi ikut-ikutan? ^_^) , khususnya yang aktif dan eksis di media sosial, mereka yang ngga terima tanah kelahirannya secara ngga langsung dihina oleh pihak Indosat itu ngga mau kalah untuk balik mencaci provider yang kebanyakan dipake kalangan remaja labil ini. Bagi gue yang emang orang asli Bekasi, ngga perlu dijelasin lagi juga udah jelas ngga terima kota kelahirannya dikata-katain. Ibaratnye lu punya rumah, tapi tiba-tiba ada orang lewat buang 1 kantong sampah kehalaman rumah lu, jelas ga terima, kan?! Berkenaan dengan masalah ini, pihak Indosat sudah memutuskan kontrak dengan tm pembuat iklan soal Bekasi ini. (Baca: Indosat Putuskan Kontrak dengan Tim Pembuat Iklan soal Bekasi)

Tapi, bukan berarti perlakuan buruk harus dibales sama perlakuan buruk juga, atau bahkan lebih buruk dari yang lebih buruk (?) Buat gue, kalo ada yang nyindir atau mencaci pihak Indosat di media sosial itu masih wajar dan masih bisa diterima, karena ngga munafik juga sih gue kadang-kadang mengumpat di media sosial kalo provider modem yang gua pake mengecewakan. Masih wajar kan ye? Tapi ternyata, ada sebagian warga Bekasi yang punya cara lain buat numpahin kekesalannya atas kelakuan pihak Indosat ini. Dilansir dari Republika.co.id, telah terjadi penimpukkan tomat ke kantor Indosat. Dan karyawan yang ada didalam kantor panik, sebagian juga malah update di media sosial (dasar -_-). (Baca: Demo Iklan Lecehkan Bekasi, Kantor Indosat Dilempari Tomat Busuk).

Bro, ini anarkis. Ngga sepantasnya hal kayak gini dilakuin, masih banyak kan jalan keluar yang baik buat selesain konfliknya? Kalo emang cinta Bekasi, tunjukkin cara warga Bekasi yang keren, bukan kayak gini yang malah memalukan nama Bekasi, jatohnya blunder kalo gini. Eh, ternyata ngga cuma warga Bekasi, pihak Indosat juga melakukan blunder dengan adanya akun robot dan buzzer di twitter yang membela pihak Indosat. (Baca: Akun Robot dan Buzzer Redamkan Kecaman Netizen Bekasi Terhadap Indosat). Pfftt, masih ada aje yang beginian.

Sebenernya, dari media yang gue baca, pihak Indosat uda minta maaf sama salah satu pihak yang mewakili Bekasi. Namun, hal ini dirasa belum cukup oleh sebagian warga Bekasi, karena memang ini bukan konflik Indosat dengan 1 orang aje. Sebagian besar warga Bekasi berharap pihak Indosat minta maaf sama semua warga Bekasi secara terbuka, disiarin di media supaya semua orang bisa tau. Bagi gue ini perlu dilakuin sama Indosat, mengakui kesalahan yang dibuat mereka sendiri.

Terus apa hubungannya sama paragraf pertama tulisan ini? Nah, menurut gue ini salah satu efek dari siaran-siarang langsung itu, siaran langsung pernikahan, siaran langsung kelahiran dan lain-lain. Nanti sekalin aja dibuat siaran langsung artis di pagi hari, pas lagi liburan, pemakaman dan lain-lain biar tenar, ye?

Apapun itu, gue harap masalah ini bisa diselesaikan secara baik. Indosat bisa intropeksi dan berhati-hati dalam mengiklankan produknya, dan pelajaran buat warga Bekasi supaya ngga ngelakuin hal kayak gini lagi ye. Zaman udah modern, pola pikir jangan tradisional.

Salam hangat buat semua warga Bekasi! ^_^

Dokumentasi

Selamat Jalan Ladida, You’ll Be Missed!

Makam Ladida
Ladida

Ladida

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah sahabat kita Aghni Gamal Hutama a.k.a Ladida, pada hari Minggu 17 Agustus 2014 jam 01.00 pagi di RS KSH Pati. Dari pihak keluarga memohon keikhlasan doa dan dimaafkan atas segala kekhilafannya. Dimakamkan di Ds. Jrahi, Gunungwungkal, Pati.

Peringatan: Sebelumnya, saya beritahukan bahwa postingan ini akan sangat panjang sekali. Meski begitu, saya rasa postingan ini cukup layak untuk dibaca, semoga bisa menginspirasi bagi para pembacanya. Selamat membaca! ^^.

Kaget, sedih dan tidak percaya, itu yang saya rasakan ketika mendapat SMS dari Ayahnya Ladida pada pagi hari, Minggu 17 Agustus 2014. Isi pesan singkat itu menyatakan bahwa Ladida telah meninggal dunia. Awalnya saya kira itu adalah kabar perkembangan membaiknya kondisi dia, karena beberapa waktu sebelumnya kabar yang saya dapat adalah dia sudah membaik dan sudah doyan makan, namun kondisinya masih lemah, dan belum bisa bergerak sendiri. Dia hanya bisa update status facebook untuk memberi kabar terbaru mengenai kondisinya yang sudah membaik dan mengucapkan terima kasih kepada semua rekan-rekan yang telah membantu do’a dan menggalang donasi untuk dirinya (baca: Donasi untuk Ladida, Blogger Kreatif Pemilik Ladida Cafe). Tetapi, kehendak-Nya berkata lain. Ladida pergi, setelah kurang lebih setahun melawan kanker kelenjar getah bening yang dideritanya, pergi meninggalkan kita semua, selamanya, untuk memenuhi panggilan Sang Khalik.

Mungkin, sebagian masih ada yang belum mengenal Ladida. Namun banyak yang sudah mengenal baik dirinya seperti di beberapa grup/komunitas blogger, forum seperti ads-id.com, dll. Ladida adalah blogger kelahiran Pati, 19 Juli 1993. Namanya cukup dikenal. Nama ini terkesan seperti nama seorang wanita, saya pun mengira seperti itu pada awalnya. Tapi, ini adalah nama samarannya di dunia maya. Nama aslinya adalah Aghni Gamal Hutama. Saya mengenal dia pada saat awal-awal saya aktif di dunia blogging, sekitar tahun 2011. Saat itu saya sering blogwalking (jalan-jalan ke blog lain), dan bertemulah dengan Ladida ini. Kalau tidak salah, dia yang lebih dahulu mengomentari postingan saya, lalu saya penasaran dengan si komentator ini dan langsung mengunjungi blognya, Ladida Cafe yang pada saat itu beralamat di http://whatuget.bogspot.com (sekarang menjadi http://ladidacafe.in).

Saya mengenal baik dia, dari sekian banyak blogger yang suka saling sapa melalui form kolom komentar, hanya Ladida yang sering kali membalas komentar tidak hanya sekali, layaknya seperti ngobrol saja. Sifatnya jauh berbeda dari arti nama samaran yang dipakainya ini, yang pernah dia tulis di blognya (baca: Tentang Arti Ladida). Interaksi menjadi lebih seru karena dia orang yang ramah, tutur katanya sopan dan sesekali menggunakan emoticon di tiap komentarnya sehingga komunikasi yang terjalin tidak terkesan kaku.

Ladida, saya dan teman-teman komunitas Blogazine menerapkan Konsep Blogazine pada blog kami, yaitu sebuah konsep desain blog yang menampilkan desain yang berbeda di setiap halaman/postingannya layaknya sebuah tampilan majalah yang berbeda di setiap halamannya. Jadi, jangan heran jika tampilan desain postingan di blognya berbeda-beda. Namun, belakangan ini saya dan teman-teman yang lain sudah jarang sekali menggunakan konsep ini, barangkali karena kesibukkan di dunia nyata.

Ladida banyak sekali memberikan inspirasi bagi para blogger khususnya yang aktif sekitar tahun 2011-2013, mungkin sebagian dari mereka sekarang sudah tidak aktif blogging lagi sekarang. Ladida tertarik dengan dunia desain dan desain web, senang sekali ngoding dan otak-atik template blogger pada saat itu, seperti saya. Atas dasar kesenangannya itulah, dia mendirikan Blog Modifus, sebuah blog penyedia jasa pembuatan desain template blogspot. Tujuannya adalah untuk membantu sesama blogger yang ingin memiliki template lain daripada yang lain dan dengan harga yang sangat terjangkau. Atas kesamaan visi dan misi, beberapa waktu kemudian, saya direkrut untuk membantunya di Blog Modifus. Kami biasa berkomunikasi lewat Yahoo! Messenger atau via SMS.

Ulang Tahun ke-1 Blog Modifus

Ulang Tahun ke-1 Blog Modifus

Ulang Tahun ke-1 Blog Modifus

Ulang Tahun ke-1 Blog Modifus

Aku Founder-nya, kamu Co-founder-nya. Tapi aku masih bingung ini arti penggunaan kata awalan co- diikuti kata benda itu apa ya? (_ _”) hehehe

Ladida, obrolan melalui Yahoo! Messenger yang masih saya ingat.

Walaupun jarak kami jauh dan tidak pernah bertemu, tetapi sudah seperti layaknya sahabat. Sering tanya jawab, membahas soal dunia blogging, bahkan pernah juga saling curhat soal asmara -_- Betul seperti tidak ada jarak, padahal kenyatannya dia 3 tahun lebih tua dari saya. Pernah suatu hari pulsa modem saya habis, tidak ada uang dan kebetulan ada desain yang belum selesai. Saya bilang ke dia, dan tidak lama kemudian dia SMS “Udah aku transfer ya, Bro! Maaf cuma segitu, semoga cukup :)”. Sungguh dia orang baik Yaa Tuhan.

Artikel Blog Ladida Favorit Saya

Dia blogger yang sangat aktif, kreatif dan baik. Tulisan di blognya memiliki gaya yang nyentrik. Tiap kali postingan di publikasikan hampir setiap postingan memiliki jumlah komentar rata-rata diatas 20. Berikut ini adalah beberapa artikel blog Ladida favorit saya. Silakan klik untuk membacanya.

Harapan Ladida untuk Blog Tutorial

Harapan Ladida untuk Blog Tutorial

Harapan Ladida untuk Blog Tutorial

Blog berisi tutorial tentu sudah banyak sekali kita kenal. Ingin mencari tutorial tertentu atau sekedar blogwalking, mudah sekali untuk menemukannya. Apalagi blog tutorial yang sudah lama terkenal seperti Mbah Doyok, Kang Rohman, atau O-om.

Namun saya punya beberapa harapan untuk blog tutorial, harapan saya ini bukan hanya sekedar pendapat pribadi tapi saya yakin pasti akan bisa membuat lebih nyaman pengunjung yang lain.

1. Butuh Inovasi, Bukan Tutorial Ikut-ikutan.
Inovasi yang baik dan unik sangat dibutuhkan, bukan tutorial turun-temurun seperti “Membuat Buku Tamu Melayang, Cara Membuat Blog, Cara Menggantii Warna, dll” Memang artikel itu akan terlihat ‘wah’ bagi pembaca yang baru terjun di dunia blogging, tapi bukankah artikel itu sudah basi?

Jika memang bertujuan terlihat ‘wah’ bagi pembaca pemula, mengapa tidak membuat artikel “Kumpulan Widget Unik Blog” dan di dalamnya berisi link menuju tutorial widget yang disebutkan. Atau bisa juga membuat modifikasi widget yang sudah lama populer, sebagai tutor blog pasti biasa koding bukan?

2. Jangan Egois
Sebagai tutor blog yang mungkin mempunyai keunggulan salah satu widget yang unik, pasti akan ada pengunjung yang bertanya bagaimana cara membuatnya. Besoknya artikel tutorial tersebut diterbitkan, bukan masalah jika hasil karya sendiri, tapi jika itu berasal dari blog lain?

Mengapa tidak langsung merujuk ke link artikel yang asli? Sebagai tutor blog khawatir link keluar kah? Takut kehilangan visitor kah? Bagi saya, Akan lebih baik jika memang repost, dicantumkan link inspirasi atau sejenisnya.

3. Jangan Publish Sebelum Paham
Memalukan jika punya blog berisi tutorial tetapi pas ditanya tidak bisa menjawab, jawab tidak nyambung dengan pertanyaan, atau malah menyuruh cari di Google.

Lebih baik jika dikuasai dulu hal apa yang dipublish, jika belum dimengerti lebih baik googling dulu daripada nyuruh komentator googling setelah bertanya.

4. Kasih Demo
Demo memang dibutuhkan untuk bisa mengecek secara langsung hasil yang dimaksud, bukan berupa gambar yang bisa membuat pembaca beda-beda pemahamannya.

Bagi saya, tutor blog itu memang berat, karena memang predikatnya sebagai ‘tutor’ jadi memang harus benar-benar paham dan bisa membuat orang lain mengerti akan apa yang dibahasnya.

Saya kutip dari http://www.ladidacafe.in/2012/05/harapan-ladida-untuk-blog-tutorial.html

Award, Apakah Penting?

Award, Apakah Penting?

Award, Apakah Penting?

Award, seringkali kita selalu menemukan di beberapa blog, mendapat award ini dari itu mendapat award itu dari sini, dengan bahasanya yang terlihat sangat bahagia menerimanya. Nah, sebetulnya apakah award itu penting?

Suatu hari ada seorang blogger berkomentar, dan meminta saya untuk mengulas bagaimana manfaat dan kekurangan dari award. So, it’s time for it.

Menurut wikipedia, award adalah sesuatu yang diberikan pada perorangan atau kelompok jika mereka melakukan suatu keulungan di bidang tertentu. Tapi di dunia blogging, kadang baru kenal saja langsung dikasih award, hehehee.

Seperti biasa, saya survey untuk memlihat bagaimana komentar kebanyakan blogger tentang adanya award ini, survey kembali saya lakukan di facebook. Hasilnya, sebagian besar menilai award itu penting. Dan dari komentar-komentar yang datang, saya mengambil bagaimana kelebihan dan kekurangan hadirnya award.

Keuntungan

1. Memberikan Penghargaan
Award dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai penghargaan, iya kan?. Diberikan untuk penyemangat dan mempererat keakraban.

2. Batu Loncatan Inspirasi Macet
Inspirasi lagi mati, manfaatkan saja posting tentang award, kebanyakan para blogger yang baru memulai blogging seperti itu.

3. Tukar Link Secara Tak Langsung
Taruh kata si A, “Award ini saya bagikan kepada [link B] blablabla”. Si B posting, “Terima kasih kepada [link A] blablabla”. Secara tak langsung kita bisa tukar link, tapi saya amati kebanyakan sang penerima mengucapkan terima kasih dengan overdosis, jadi si pemberi akan mendapat lebih banyak backlink.

4. Memancing Pengunjung
Dari award ini, bukan tidak mungkin ada yang penasaran, “Seperti apa sih yang penerima/pemberi itu?”. Dan klik, langsung menuju ke blog sang penerima / pemberi award.

5. Eksistensi
Dengan award membuktikan bahwa blog kita ini eksis di dunia blogging, dan masih banyak yang lain, namun tidak saya jelaskan kemudian karena terlalu spesifik dan merupakan bagian dari poin-poin di atas.

Kerugian

1. Blog Menjadi Berat
Tentu saja bisa menyebabkan blog Anda jadi berat, karena kebanyakan desainer award kurang memikirkan tentang berat gambar yang dibuat.

2. Tidak Konsisten dengan Tema
Jika terus menerus posting tentang award yang diterima, maka pengunjung akan bosan karena selalu disuguhi award terus menerus. Blog tentang produksi sabun namun isi artikelnya cuma hasil pemberian award, sungguh terlalu.

Menimbulkan Rasa Sentimen
Pembagian award yang asal terutama award estafet, bisa menimbulkan rasa sentimen. Sebagian berfikir, “Kenapa bukan saya?”. Namun semoga tidak ada yang seperti ini. Amiin.

Permasalahan dalam Award

Inilah permasalahan yang sering saya temui tentang award. “Gimana caranya dapat award?” Pertanyaan simpel, tapi susah saya jawab. Malah menimbulkan pertanyaan baru di benak saya, “Dia ngeblog tujuannya cari award?”. Dan, oh iya, ada lagi. Award untuk komentator tercepat. Dia meminta untuk dikomentari, berapa besar di depan akan diberi hadiah. Maaf, saya pribadi kurang tertarik untuk hal ini. Niat saya cuma untuk komentar, jadi bukan untuk lomba kualifikasi award.

Opini dan Saran

Dari sekian banyak tulisan saya yang membosankan di atas, saya hanya bisa memberi saran:

  1. Jangan sering posting award, buatlah pada halaman khusus untuk semua award. Atau bisa dengan posting award setiap akhir bulan, seperti Ladida Cafe.
  2. Sebelum posting award, cek dulu apakah berat atau tidak. Jika berat, cobalah untuk edit di photoshop, resize dan save for web.
  3. Jangan asal memberi award, pilihlah orang-orang yang sangat berpengaruh baik di blog Anda. Lebih baik bagi award untuk top komentator.
  4. Jangan asal tergoda dengan award dan jangan blogging hanya untuk award, bertingkahlah wajar dalam dunia blogging.
    Bisa Anda ambil dari paradigma Anda sendiri, apa yang sebaiknya Anda lakukan.

Jika Anda kurang setuju dengan pernyataan saya di artikel ini, tak masalah, setiap orang punya pendapat sendiri, dan saya pun tidak berniat untuk provokasi. Semoga bermanfaat.

Saya kutip dari http://www.ladidacafe.in/2011/06/award-apakah-penting.html

Mau Bikin Blogazine?

Mau Bikin Konsep Blogazine?

Mau Bikin Blogazine?

Banyak sekali yang menanyakan bagaimana tutorial cara membuat blog berkonsep blogazine, dimana tampilan halaman depan dan per artikel berbeda-beda. Nah, menarik bukan? Tidak usah saya jelaskan apa itu “blogazine”. Terlalu banyak yang sudah menjelaskan dan pasti sudah sangat hafal.

Nah, mungkin artikel ini cukup membantu mencerahkan Anda untuk membuat blog berkonsep blogazine, bukan tutorial, karena banyak sekali yang sudah menyodorkan tutorial-tutorial.

1st Step U Must Know

Ketika saya ditanya, “Gimana sih cara buat blogazine”. Tentu jawaban saya yang pasti adalah bermain CSS dan kreatifitas. Anda tentu harus menguasai CSS template sendiri, harus tahu mana elemen-elemen template Anda, tahu ID / CLASS nya.

Haruskah demikian? Mengapa? Karena BLOGAZINE ITU TIDAK SAMA DENGAN TUTORIAL CARA BIKIN BUKU TAMU MELAYANG, CARA BIKIN BLABLABLA, cara bikin blogazine tidak kaku layaknya tutorial seperti itu. Tiap template bisa ID / CLASS nya beda, nah tentu bisa saja tidak cocok bukan?

Dan 1 lagi alasannya adalah blogazine itu butuh kreatifitas. Desain itu tergantung ide Anda. TIDAK MUNGKIN kan ada satu persatu tutorial cara bikin blogazine warna biru, cara bikin blogazine background naruto. Desain blogazine tergantung ide desain dan kreatifitas. CMIIW yah.

Kenalan dengan Template

Jika masih belum menguasai elemen-elemen di template sendiri, tentu perlu waktu untuk untuk bereksperimen dan menguasai ID / CLASS template sendiri. Caranya? Jalan terbaik adalah dengan menghancurkan template, ahahahaha….

Jangan ikut tertawa, ini serius. Ya, itu tadi serius. Coba saja misal edit CSS ubah width, height, mulai ganti warna backround, atau yang lain mungkin. Nanti Anda akan tahu mana yang berubah, jadi itu yang Anda edit. Tapi pelan-pelan saja, supaya dapat diingat.

Cukup tahu mana header, post body, sidebar, footer, Anda sudah bisa mengolah dan dengan sentuhan tangan Anda, clingg… berubah jadi custom post ala kreatifitas Anda.

Inspirasi Desain

Tidak peduli Anda memakai blogspot, wordpress, tumblr, atau apa saja, desain itu tak terbatas. Anda bisa coba cari inspirasi dalam membuat custom post atau halaman depan dengan melihat hasil karya orang-orang keren seperti mereka.

Inspirasi Desain Blogazine

Inspirasi Desain Blogazine

Saya kutip dari http://www.ladidacafe.in/2012/01/mau-bikin-blogazine.html

 

Mengenai penyaki kanker kelenjar getah bening yang dideritanya, sebenarnya saya sudah mengetahuinya sejak lama. Dia pernah cerita via YM, bahwa ada benjolan kecil di pahanya, seperti tumor dan dia harus operasi. Namun, semakin lama ternyata semakin menyebar. Saya tidak tau pastinya seperti apa, kabar dari dia kondisinya semakin memburuk. Lemas dan seperti lumpuh, jangankan berjalan untuk berdiri saja dia tidak sanggup. Sempat juga dia ‘mengasingkan’ diri ke rumah neneknya untuk menjalani terapi tradisional yang cukup lama sehingga vakum dari dunia blogging. Bahkan setahun terakhir dia cuti kuliah.

Avatar Ladida

Avatar Ladida

Tidak sampai disitu perjuangannya melawan penyakit ini, setelah menjalani terapi tradisional dia juga melanjutkannya dengan menjalani kemoterapi beberapa kali. Sejak saat itu dia benar-benar vakum dari dunia blogging, meskipun dia tetap mencari uang melalui jual beli barang atau jasa di dunia maya, seperti template dll. Karena yang saya tau, dia sangat tidak ingin menyusahkan orang tuanya. I salute this man!

Makin kesini, komunikasi kami tidak sesering sebelumnya. Hanya sesekali menanya kabar via twitternya, @ladidanation. Namun, kabar buruk saya terima ketika teman SMP nya memberi kabar bahwa kondisi dia memburuk, bahkan sempat koma. Atas alasan itu, saya berinisiatif untuk menggalang donasi untuk Ladida (baca: Donasi untuk Ladida, Blogger Kreatif Pemilik Ladida Cafe).

Sejak saat itu banyak sekali yang ikut mendo’akan kesehatannya, dan ikut berpartisipasi lewat donasi. Kabar terbaru mengenai kondisinya selalu saya tanyakan ke orang tuanya lewat SMS. Alhamdulillah, beberapa hari kemudian dia mengirim SMS ke saya atas donasi yang diberikan teman-teman semua.

Makasih atas perhatiannya bro… aku udah baikan, udah baikan :)

Dan setelah itu juga dia sempat update status di akun facebooknya, Ladida On da Move, memberi kabar kondisi kesehatannya dan memberikan ucapan terima kasih atas do’a dan donasi yang diberikan.

Status Terakhir Ladida

Status Terakhir Ladida

Namun, kehendak-Nya berkata lain. Pada hari kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu 17 Agustus 2014, pagi hari itu saya menerima SMS dari ayahnya bahwa Ladida telah meninggal dunia dini hari pukul 01.00. Saya sangat kaget, dan merasa kehilangan atas kepergiannya. Saya sempat mengira bahwa dia akan pulih, karena semangatnya untuk melawan penyakit itu sangat besar.

Dia pergi memenuhi panggilan-Nya. Hari itu, saya kehilangan sosok sahabat, inspirator, guru dan rekan bisnis. Dia yang pertama kali mengajari saya soal koding CSS dan HTML saat awal mempelajari konsep blogazine sehingga saya seperti saat ini. Intinya, dia adalah salah satu orang yang berpengaruh dalam hidup saya. Kini, dia pulang menghadap-Nya. Pergi meninggalkan kita semua, selamanya, untuk memenuhi panggilan Sang Khalik.

Makam Ladida

Tempat Peristirahatan Terakhir Ladida

Kematian adalah misteri terbesar dalam hidup.
Apa yang terjadi ketika jiwa kita meninggalkan tubuh kita adalah pertanyaan yang paling penting di dunia.
Jawabannya akan mempengaruhi bagaimana kita menjalani hidup kita.
Dunia terkendala dengan pertanyaan apa yang akan terjadi setelah ini.

Ketika kita dihadapkan dengan Kematian teman atau kerabat, kita terkejut dengan kesedihan.
Kami tidak mengerti, dia ada di sini dan sekarang dia tidak, di mana dia pergi?
Kemana roh pergi?
Yang benar adalah bahwa jiwa kita mengetahui alam abadi.
Jika kita bertanya jiwa kita pertanyaan ini dengan cara yang nyata, kita akan menemukan bahwa kita tahu bahwa kita terbuat dari barang-barang keabadian.

“Kamu udah menang lawan penyakitmu, Bang! Sekarang kamu udah ngga perlu ngerasain sakitnya penderitaanmu melawan penyakit itu.”

Terima kasih atas bantuan do’a dan donasinya selama ini. Saya pribadi sangat senang atas respon positif dari teman-teman semua. Pihak keluarga juga mengucapkan terima kasih atas bantuannya selama ini.

Jika kamu mengenal dan memiliki pengalaman dengan Ladida, sebagai kenangan, silakan berbagi dan ceritakan di form komentar dibawah ini.

“Selamat Jalan Ladida! Karyamu akan selalu terkenang. You’ll Be Missed!” :’)

Personal

Ucapan Terima Kasih atas Donasi yang Diberikan

Siapa Lagi?
Update (17/8/201)

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah sahabat kita Aghni Gamal Hutama (Ladida), pada hari Minggu 17 Agustus 2014 jam 01.00 di RS KSH Pati. Dari pihak keluarga memohon keikhlasan doa dan dimaafkan atas segala kekhilafannya. Dimakamkan di Ds. Jrahi, Gunungwungkal, Pati.

Baca: Selamat jalan Ladida, you’ll be missed!

Alhamdulillah,  setelah 10 hari (1-10 Agustus 2014) saya melakukan penggalangan dana donasi untuk sahabat kita Ladida, terkumpul sudah sejumlah uang yang meskipun tidak seberapa namun saya rasa bisa membantu meringankan beban sahabat kita Ladida. Sejak pertama saya mendapat kabar dari temannya bahwa dia sedang kritis, tanpa pikir panjang saya langsung kepikiran untuk menggalang donasi lewat blog saya ini. Saya tidak memikirkan siapa saja yang akan ikutan donasi karena kebetulan blog saya ini sepi pengunjung karena jarang di-update. Semoga kedepannya saya bisa rutin menulis di blog ini tanpa menelantarkan kegiatan di dunia nyata.

Pada tanggal 1 Agustus, saat itu pukul 10:34 pagi saya dapat kabar bahwa Ladida sedang kritis. Kabar itu saya terima dari teman SMP-nya, tidak lama kemudian saya langsung beranikan diri untuk menggalang dana via blog ini, sore hari itu juga saya publikasikan tulisan Donasi untuk Ladida, Blogger Kreatif Pemilik Ladida Cafe.

Tidak membayangkan berapa banyak yang donasi yang akan terkumpul, yang saya tahu adalah gimana caranya bisa membantu sahabat kita ini. Kurang cukup publikasi lewat blog, saya bagikan juga di media sosial seperti Twitter dan Facebook.

Flyer Donasi Ladida

Flyer Donasi Ladida oleh @adittyaregas

Alhamdulillah, respon dari rekan-rekan dunia maya, sahabat blogger dan semua teman-teman sangat positif. Hingga hari terakhir pengumpulan donasi, 10 Agustus 2014, uang yang terkumpul mencapai Rp. 2.625.000,-. Respon yang sangat positif dari para rekan, sahabat blogger dan bahkan ada juga dari orang yang belum saya kenal sebelumnya. ATM mendadak banyak kiriman uang, fenomena ini jarang sekali terjadi karena saya tidak pernah setor uang, paling isinya jika ada kiriman uang dari pembeli template yang saya buat :(

Donatur untuk Ladida
NO NAMA TGL TRANSFER DONASI (Rp)
1 Ijal Fauzi 1-08-2014 100.000
2 Cory Senjaya 1-08-2014 50.000
3 Mas Sugeng 1-08-2014 100.000
4 Sunu Luhung Wicaksono Tunai 20.000
5 Aditya Putra Widanto Tunai 20.000
6 Raka Adhitya Tunai 20.000
7 Rizqy Hidayat 1-08-2014 100.000
8 Mas Kadi 4-08-2014 500.000
9 Adittya Regas 4-08-2014 50.000
10 Jannatul An-najm 4-08-2014 55.000
11 Indah Cahyani Tungga 4-08-2014 100.000
12 Muh. Iqbal Akbar 4-08-2014 50.000
13 Aida Umar 5-08-2014 50.000
14 Hamba Allah Tunai 70.000
15 Dwi Mohamad Irwansyah 5-08-2014 25.000
16 M. Reza Khairurrahman Tunai 20.000
17 Kaos Jogja 5-08-2014 170.000
18 Hamba Allah 6-08-2014 50.000
19 Muhammad Anugrah Firdaus 6-08-2014 100.000
20 Hamba Allah 6-08-2014 100.000
21 Ulfah Mey Lida 6-08-2014 50.000
22 Fendri Yunil 6-08-2014 50.000
23 Auliadi Ahmad 6-08-2014 50.000
23 Sodikin Kurniawan 6-08-2014 100.000
24 Hakimah Rilian 7-08-2014 50.000
25 Hamba Allah 9-08-2014 50.000
26 Ario Dwi 10-08-2014 100.000
27 Abdur Rosyid 10-08-2014 75.000
28 Syahidah U. A. Farh 10-08-2014 100.000
29 Indra Shoko 10-08-2014 100.000
30 Wiwindah Yanti 10-08-2014 150.000
JUMLAH 2.625.000

Rencana saya mau transfer uang donasi tanggal 10, tapi tanggal 11 baru saya transfer. Alasannya, saya mau menunggu pengumuman hasil tes masuk perguruan tinggi negeri yang kebetulan diumumkan hari itu juga. Bangun kesiangan karena malam harinya begadang, langsung bergegas buka notebook untuk lihat hasil pengumuman tes. Sialnya, saya tidak lolos tes masuk PTN untuk kesekian kalinya. Mood seketika hancur, semuanya tampak menyebalkan. Mungkin belum beruntung atau memang bukan jalannya, semoga saja Dia memberi petunjuk. Doakan ya!

Untuk menghibur diri, saya pergi ke Bank BNI untuk mentransfer dana donasi ini, kebetulan kakak saya pegawai disana. Datang ke Bank dengan wajah murung, sembari memberitahukan bahwa saya gagal lagi. Singkat cerita, uang donasi langsung saya transfer dan setelah itu kakak saya meminta office boy untuk membuatkan kopi untuk saya. Ahhh, tau betul yang sedang saya butuhkan! \(‘o’)/

Bukti Donasi

Bukti Donasi

Saya konfirmasi kepada orang tua Ladida melalui SMS bahwa uang donasi telah saya transfer ke rekening dia. Beberapa kali kami berbalas SMS, intinya beliau mengucapkan banyak terima kasih untuk semua rekan-rekan yang sudah ikut mendoakan dan memberikan donasi. Tapi, karena yang ikut doa dan donasi bukan hanya saya, jadi berikut ini saya kutipkan isi pesan singkatnya.

Gamal sudah membaik, Dik. Tapi masih lemah belum bisa bangun. Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kebaikan kamu, rekan-rekan dan blogger semua. Semoga Tuhan membalas baik sebagai ibadah kamu semua. Terima kasih dik Ijal dan kawan-kawan telah membantu pengobatan gamal. Tuhan senantiasa membalas baik padamu. Amin.

Ini bukan seberapa besar uang yang kita sisihkan, melainkan tentang kepedulian kita terhadap sesama. Cukup mendoakan, dan syukur jika bisa ikut membantu sesuai kemampuan. Semoga dengan ini kita bisa meringankan dan membantu Ladida cepat pulih dan kembali beraktivitas seperti biasanya.

Siapa Lagi?

Terima kasih saya ucapkan untuk semua teman, rekan blogger dan semua yang telah ikut berpartisipasi. Semoga dengan ini, persahabatan dan tali silaturahmi semakin erat terjalin. Aamiin!