Dokumentasi

Keseruan VidaFest 2016, Kolaborasi Beragam Komunitas di Bekasi

VidaFest 2016

Sebagai anak rumahan, saya jarang sekali menghadiri sebuah festival. Selain karena malas, beberapa festival justru membosankan menurut saya karena konsepnya terlalu biasa. Namun berbeda dengan VidaFest 2016, acara yang berlangsung pada 22 Oktober ini mengedepankan kolaborasi antar berbagai komunitas di Bekasi, tentunya sangat menarik perhatian saya sebagai warga Bekasi untuk ikut serta. VidaFest ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan di kawasan InSitu – Bumiwedari, Vida Bekasi, Jawa Barat.

Pertama kali diadakan tahun 2015 lalu, VidaFest tahun ini mengusung tema ‘Angin’, yang ditandai dengan adanya instalasi kincir angin di area festival. Beragam aktivitas menarik seperti festival layang-layang dan atraksi drone race juga ikut menambah keseruan VidaFest.

Komunitas yang ikut serta meramaikan VidaFest 2016 diantaranya: Taman Baca Umi, Kedubes Bekasi, Artherapy Movement, Genus Organik, Bekasi Tugu Skateboarder, Farm4Life, Bekasi Berkebun, Javara, Waste4Change dan Binus Center. Komunitas-komunitas tersebut menunjukkan potensi dan karyanya masing-masing melalui beragam jenis kegiatan yang menambah wawasan baru bagi masyarakat.

Beruntungnya saya datang sejak awal acara dimulai, jadi tidak kelewatan tiap acara seru yang diadakan. Saya dengan teman blogger yang lain langsung merapat ke Little Talk, sebuah kedai kopi baru di Vida Bekasi karena beberapa workshop berlangsung ditempat ini. Seperti workshop dan bedah buku yang diadakan oleh Taman Baca Umi. Dengan misi menumbuhkan minat baca pada anak-anak dan masyarakat setempat, Taman Baca Umi mengajak kita untuk meningkatkan minat baca dan menjadikannya sumber ilmu bagi masyarakat sekitar. Selain itu ada juga bedah buku, sebuah novel karya Pak Nadam Dwi Subekti yang berujudul Impian dari Negeri Sampah.

Workshop dan Bedah Buku oleh Taman Baca Umi

Workshop dan Bedah Buku oleh Taman Baca Umi

 

Lalu, saya ikut talk show komunitas Farm4Life dan Genus Organik dengan tema Urban Farming. Pak Aris Yunanto, selaku pengelola Farm4Life memberikan edukasi kepada pengunjung tentang bagaimana cara berkebun dengan lokasi minim di tengah kota. Pak Aris menuturkan kalangan masyarakat kota masih banyak yang belum mengetahui tentang konsep berkebun. Talk show ini juga dilengkapi dengan pemutaran film dokumentasi kegiatan berkebun di lapangan dan mencicipi langsung hasil kebun.

Sementara itu di tenda area festival, para komunitas siap menerima pengunjung di booth-nya masing-masing. Tidak hanya booth komunitas, di tengah area juga terdapat panggung yang akan menampilkan musik dari Bekasi Symphony Orchestra. Booth Food & Beverage juga siap menampung pengunjung festival yang lapar.

Booth Kedubes Bekasi

Booth Kedubes Bekasi

 

Karya Kedubes Bekasi

Karya Kedubes Bekasi

 

Booth Farm4Life

Booth Farm4Life

 

Tidak puas hanya dengan mengikuti talk show, saya dengan teman blogger yang lain keliling area Vida Bekasi serta menyambangi area pertanian Vida Bekasi dengan sebuah odong-odong yang telah disiapkan. Kawasan perumahan seluas 130 hektar kami jajahi dengan sebuah odong-odong, gokil! :D Odong-odong yang kami naiki berhenti di Arena Sports Club. Arena ini dilengkapi dengan fasilitas: kolam renang, badminton, futsal, taman bermain anak & multifunction hall. Kami langsung menuju area pertanian yang ada disebrang.

Arena Sports Club

Arena Sports Club

 

Sampai di area pertanian rasanya mata saya dimanjakan sekali dengan pemandangan indah khas pertanian yang jarang ditemukan ditengah kota. Areanya cukup luas, diisi dengan berbagai jenis tanaman dimana hasilnya nanti akan disalurkan ke Jawara Food Hall, sebuah tempat makan dan nongkrong di Arena Sports Club.

 

Kebun Farm4Life

Kebun Farm4Life

 

Green House Farm4Life

Green House Farm4Life

 

Terima kasih dengan adanya odong-odong saya dan teman blogger yang lain tidak perlu jalan kaki karena kawasan Vida Bekasi ini luas banget! Sekadar info, Vida Bekasi yang dikembangkan oleh Gunas Land ini dibagi menjadi dua distrik. Distrik Bumiwedari terletak di sebelah Barat yang menjadi lokasi Vida Festival 2016. Sementara satunya Distrik Bumipala terletak di sebelah Timur, distrik ini yang terdapat kawasan pertanian Farm4Life.

Kembali ke area festival, komunitas Bekasi Tugu Skateboarder sudah melakukan persiapan untuk tampil. Selesai tampil saya sempat ngobrol dengan Aldy, salah satu skateboarder yang kebetulan teman lama saya. Anggota Bekasi Tugu Skateboarder sangat senang dan berterima kasih atas diadakannya VidaFest ini. Yang menjadi keluhan mereka adalah banyaknya pengunjung yang berlalu-lalang dan sempitnya area mereka untuk beratraksi. “Terima kasih buat VidaFest! Sering-sering aja ada acara kayak gini, buat ajang silaturahmi juga sih sebenernye.”, kata Aldy Tiawan anggota Bekasi Tugu Skateboarder.

Hari semakin sore, sudah puas dengan keseruan saya dan teman blogger yang lain bersiap untuk pulang. Nah, kalau kamu mau ikutan event seru dan bahagia di Bekasi, jangan lupa ke VidaFest!

Sampai jumpa di VidaFest 2017! ^_^

You Might Also Like

  • Nanoki
    October 26, 2016 at 9:08 am

    Mana foto-foto yang main skateboard? hehe
    Wah, ada acara seru macam ini di Bekasi :D

    • Ijal Fauzi
      October 26, 2016 at 10:37 am

      Sedihnya menjelang sore batre gadget udah tewas semua euy, lupa bawa powerbank. :(
      Iyaa, ayok main ke Bekasi lagi! ^_^

  • cumilebay
    October 31, 2016 at 2:25 pm

    Kayak nya planet bekasi lagi berjaya nich, banyak acara2 keren di bikin di bekasi

    • Ijal Fauzi
      October 31, 2016 at 9:31 pm

      Betul mas, main kesini sekali-kali. :)