Monodualisme

Manusia ditakdirkan sebagai mahkluk monodualisme, yaitu keadaan dimana manusia menempati dua kedudukan. Kedudukan pertama adalah manusia sebagai makhluk individu, dan yang lainnya adalah makhluk sosial. Menurut saya, kita bisa saja menjadi makhluk yang individualis karena saat didalam liang lahat pun kita akan sendirian. Tetapi bisakah kita tidak menjadi makhluk sosial ? Kita tidak akan pernah bisa hidup tanpa pertolongan orang lain, tetapi kita pasti pernah ingin sendiri dan jauh dari orang lain, apapun penyebabnya keinginan itu pasti ada.

23 Responses

    1. Kadang-kadang, manusia bisa berubah menjadi mahluk yang paling mengerikan. Bahkan lebih kejam dari binatang buas. Saat-saat seperti ini, sebutan sebagai mahluk monodualismenya menurut saya sudah hilang tetapi sudah menjadi ‘stereo’, bisa segala-galanya.

    2. Hmmm jadi “stereo” yang dimaksud seperti itu, iya sih emang bener. Haha, semoga aja tetep monodualis dan “stereo” nya bisa dihilangkan secara perlahan.

  1. Yups… Manusia memang makhluk sosial yang membutuhkan bantuan orang lain.
    Meskipun terkadang Kita sendiri bisa melakukanya tanpa bantuan orang lain, tapi
    masih ada banyak hal yang tidak dapat Kita kerjakan sendiri.. Hwehehe

  2. biarpun manusia itu sebagai makhluk monodualis ,tapi manusia telah di takdirkan menjadi makhluk sosialisme,jadi tidak akan terpisahkan.tapi masih banyak manusia yang egois ,hanya mementingkan kepentingannya sendiri ,tapi ada kalanya juga untuk menolong orang lain.

    Info menarik,cocok untuk pelajaran sosiologi maupun Pkn